INFO GEOGRAFIS
(Data per 7 November 2024)
- Kabupaten: Bulungan
- Kecamatan: Bunyu
- Jumlah Kelurahan: 8
Penduduk
- Jumlah Penduduk: 58.008
- Laki - Laki: 28.490
- Perempuan: 29.518
- Kepala Keluarga (KK): 20.365
- Perpindahan Penduduk: 272
- Jumlah Meninggal: 258
- Perubahan Data: 46.457
- Jumlah Wajib KTP: 44.533
- Jumlah Rekam Wajib KTP: 43.659
Agama
- Islam: 49.138
- Kristen: 4.249
- Katholik: 4.277
- Hindu: 48
- Buddha: 281
- Konghucu: 4
- Kepercayaan terhadap Tuhan YME: 11
Status Perkawinan
- Belum Kawin: 26.096
- Kawin: 26.765
- Cerai Hidup: 1.669
- Cerai Mati: 3.478
Kelompok Usia
- Usia 0-4 Tahun: 3.088
- Usia 5-9 Tahun: 3.978
- Usia 10-14 Tahun: 4.507
- Usia 15-19 Tahun: 4.524
- Usia 20-24 Tahun: 4.376
- Usia 25-29 Tahun: 4.035
- Usia 30-34 Tahun: 3.952
- Usia 35-39 Tahun: 3.954
- Usia 40-44 Tahun: 4.807
- Usia 45-49 Tahun: 4.716
- Usia 50-54 Tahun: 4.105
- Usia 55-59 Tahun: 3.593
- Usia 60-64 Tahun: 2.870
- Usia 65-69 Tahun: 2.373
- Usia 70-74 Tahun: 1.635
- Usia 75 Tahun ke Atas: 1.495
Pertumbuhan Penduduk
- Lahir Tahun 2020: 1.997
- Lahir Tahun 2021: 1.862
- Lahir Tahun 2022: 1.675
- Lahir Tahun 2023: 1.600
- Lahir Tahun 2024: 1.144
- Pertumbuhan Penduduk per Tahun: 1%
Usia Pendidikan
- Usia 3-4 Tahun: 1.460
- Usia 5 Tahun: 748
- Usia 6-11 Tahun: 4.932
- Usia 12-14 Tahun: 2.805
- Usia 15-17 Tahun: 2.799
- Usia 18-22 Tahun: 4.370
Pendidikan
- Tidak/Belum Sekolah: 14.110
- Belum Tamat SD: 6.218
- Tamat SD: 2.495
- SLTP: 6.335
- SLTA: 17.311
- D1 & D2: 215
- D3: 2.322
- S1: 7.847
- S2: 1.042
- S3: 113
Golongan Darah
- A: 3.473, A+: 3, A-: 96
- B: 4.694, B+: 89, B-: 3
- O: 7.492, O+: 24, O-: 58
- AB: 1.455, AB+: 23, AB-: 0
- Tidak Diketahui: 40.598
Pekerjaan
- Belum/Tidak Bekerja: 14.841
- Nelayan: 10
- Pelajar & Mahasiswa: 9.077
- Pensiunan: 1.027
- Perdagangan: 27
- Mengurus Rumah Tangga: 7.311
- Wiraswasta: 2.704
- Guru: 548
- Perawat: 121
- Pengacara: 8
- Pekerjaan Lainnya: 0
VIDEO PROFILE
SAMBUTAN CAMAT
SAMBUTAN CAMAT [NAMA KECAMATAN], KABUPATEN BULUNGAN
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga situs web resmi kami di www.kec[namakecamatan].bulungankab.go.id dapat terwujud dan hadir sebagai sarana informasi untuk masyarakat. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bulungan atas dukungan dan bantuannya dalam proses pengembangan situs web ini.
Situs web ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan layanan informasi yang cepat, transparan, dan akurat kepada seluruh masyarakat Kecamatan [Nama Kecamatan]. Melalui situs ini, kami menyajikan berbagai berita, informasi kegiatan, serta pengumuman penting yang berkaitan dengan pelayanan administrasi dan program pembangunan di wilayah Kecamatan [Nama Kecamatan].
Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan situs ini secara optimal, serta rutin mengaksesnya agar tidak ketinggalan informasi yang penting dan bermanfaat. Kritik dan saran dari masyarakat sangat kami harapkan, sebagai bahan evaluasi demi penyempurnaan layanan informasi publik yang lebih baik di masa mendatang.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
[NAMA CAMAT LENGKAP]
Camat [Nama Kecamatan], Kabupaten Bulungan
berita Kecamatan Bunyu
acara Kecamatan Bunyu
Bupati Bulungan Resmikan Fasum hingga Tanam Mangrove di Bunyu
Kegiatan yang dilakukan bersama pihak Pertamina Bunyu tersebut dimulai dari peresmian Kantor Desa Bunyu Selatan, kemudian meresmikan bangunan Masjid Ash Shoba Bunyu Selatan, penanaman mangrove, serta peresmian Posyandu Sejahtera di Bunyu Barat.
“Terima kasih pada teman-teman Pertamina atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan Kantor Desa Bunyu Selatan.
Bupati mengatakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Bulungan 2024, juga dialokasikan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk menambah penghasilan kepala desa serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Pulau Bunyu dalam bentuk gaji ke-13 dan lain sebagainya yang diatur dalam ketentuan perundangan yang berlaku.
“Saya harap hal tersebut dapat meningkatkan motivasi dalam peningkatan pelayanan pada masyarakat,” tuturnya.
Menurutnya, secara keseluruhan APBD Bulungan 2024 yang di alokasikan untuk Pulau Bunyu sekitar Rp 14,6 miliar guna peningkatan berbagai infrastruktur, salah satunya pembangunan siring di Sungai Kampung Bugis, drainase pemukiman, rehab kantor camat hingga peningkatan jalan lingkungan.
“Termasuk melalui APBD Perubahan 2024 saya masih punya utang untuk perbaikan halaman Masjid Al Kautsar Pulau Bunyu.
Ini nanti dapat dimanfaatkan oleh jamaah dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” katanya.
Sejauh ini Pemkab Bulungan masih memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan berbagai infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu perbaikan jalan, fasilitas kesehatan maupun pemenuhan kebutuhan air bersih.
Letak Geografis Kecamatan Bunyu, Kab. Bulungan
Bunyu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia. Untuk mencapai kecamatan ini, dapat pula melalui Pulau Tarakan lebih kurang satu jam perjalanan dengan speed boat berpenumpang 60 orang. Pada hari-hari tertentu yakni hari senin, Rabu, dan Jumat perjalanan speed boat langsung ke Tanjung Selor tanpa harus ke Tarakan dulu.
Akses dari Ibu kota
Karena Kecamatan ini berupa pulau, maka seluruh desa yang ada aksesibilitasnya bisa ditempuh dengan kendaraan darat dan sarana transportasi dalam kotanya pun juga cukup mudah dan bisa dijangkau dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua. Sedangkan perjalanan ke ibu kota Kabupaten Bulungan (Tanjung Selor) hanya bisa ditempuh melalui jalur laut, menggunakan angkutan speedboat dengan lama perjalanan sekitar 2 jam.
Informasi Umum
Pulau Bunyu adalah pulau yang menarik. Ada pabrik Methanol milik Pertamina yang dikelola oleh Medco E&P Indonesia (milik pengusaha nasional Arifin Panigoro) di pulau tersebut. Selain itu Pertamina E&P (Hulu) juga telah lebih dari dari 40 tahun melakukan aktivitas eksplorasi dan eksploitasi migas di pulau tersebut.
Sebagai sebuah Kota Kecamatan, kota ini relatif kecil. Penduduknya mungkin hanya sekitar 10 ribu jiwa saja. Sebagian besar adalah etnis pendatang yaitu Bugis dan Jawa. Penduduk aslinya, suku Tidung umumnya berdiam di sekitar Pangkalan dan Bangsal Tengah, nama wilayah kecil di barat pulau tersebut.
Terdapat hotel kelas melati di jalan Pangkalan. Namun bagi anda yang menjadi tamu Medco atau Pertamina dapat tinggal di Mess perusahaan tersebut dengan fasilitas yang cukup memadai. Meskipun merupakan sebuah kecamatan kecil, tetapi sudah banyak memberikan prestasi yang cukup gemilang, baik itu dibidang keagamaan, kesenian, pendidikan, maupun olahraga. Karena faktor bercampur baurnya masyarakat asli pulau Bunyu dengan pendatang dari luar sehingga kehidupan masyarakatnya pun beragam, tidak heran jika salah satu Grup kesenian tradisional suku tidung yang bernama Pagun Bulungan memiliki anggota yang berasal dari luar suku Tidung seperti suku Bugis, suku Jawa, dan Banjar. Adapun grup kesenian tradisional adat Jawa yang biasa dikenal di Bunyu bernama Wonobudoyo. Karena kekayaan alamnya, Pulau Bunyu juga resmi mencatatkan sejarah menjadi pulau pertama di Indonesia yang 100 persen penduduknya telah menikmati layanan listrik yang berasal dari gas. Prestasi PLN Bunyu dan PLN Area Berau yang berada dalam wilayah kerja PLN Wilayah Kalimantan Utara mendapatkan pengakuan dan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia.
Pelatihan SID Kabupaten Bulungan
Tanjung selor_ Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa melaksanakan Loka Latih bagi seluruh Operator Sistem Informasi kecamatan (SIK) di Kabupaten Bulungan. Kegiatan ini dilaksanakan guna melatih dan mengapdate Operator SIK agar dapat dan mampu mengoperasikan SIK dan SID. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung 15 program perioritas Daerah Kabupaten Bulungan yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten bulungan poin ke delapan yaitu Desa Pintar Desa Digital. Sistem Informasi Desa (SID) dan SIK adalah sebuah platform yang sangat penting bagi pengelolaan dan Kemajuan Desa. SID memungkinkan Desa untuk mengatur data dan informasi secara digitak, yang mencakup segala aspek dari kondisi objektif desa sehingga perencanaan pembangunan desa yang berbasis data. Tujuan Akhir dari SID adalah Satu Data Indonesia (SDI) sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia: Peraturan Presiden ini mengatur strategi, kebijakan, prinsip, standar, dan mekanisme untuk pengelolaan data terpadu di Indonesia. Pemerintah Indonesia berusaha untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan data, meminimalkan duplikasi data, dan meningkatkan aksesibilitas data untuk berbagai kepentingan, termasuk pembuatan kebijakan publik, pengembangan ekonomi, dan pelayanan masyarakat secara umum.
Hadir dalam kegiatan tersebut Seluruh Operator SIK, OPD terkait seperti DKIP, Disdukcapil, Dinsos dan Direrktur Pioneer bulungan Bapak Doni Tiaka yang sekaligus menjadi nara sumber dalam kegiatan tersebut. Harapannya adalah operator SIK memiliki pemahaman yang mendalam tentang bagaimana SIK berfungsi, termasuk pengoperasiannya, pemeliharaan rutin, dan penanganan masalah teknis yang mungkin muncul. Mereka diharapkan memiliki keterampilan yang cukup untuk mengelola data kecamatan dengan efisien dan efektif. (ym).
